Senin, 26 Agustus 2010 - 15:37:19 WIB
SMP Al-Irsyad Membatik
Diposting oleh : Administrator
Kategori: SMP - Dibaca: 19749 kali

SMP AL-Irsyad Al-Islamiyyah Cirebon melakukan kunjungan ke Batik Katura yang berlokasi di Desa Trusmi Kulon Kecamatan Plered. Puluhan murid antusias saat diterima langsung Katura selaku pemilik Batik Katura. Mustaghfiroh, S.Sos selaku Wakasek Kesiswaan SMP Al-Irsyad Cirebon menjelaskan, maksud dari kedatangan siswanya ke sentra Batik Trusmi adalah untuk mengenal lebih dekat tentik seni membatik. “Cara ini kami lakukan sebagai wahana pembelajaran outdoor dan mereka bisa langsung melihat proses pembuatan batik,” terangnya. Meunurut Mustaghfiroh, S.Sos belajar membatik sebenarnya bisa dicerna dan masuk ke dalam beberapa ilmu pelajaran disekolah. Mulai dari seni budaya tentang tata cara membatik termasuk unsure seninya, pelajaran IPA menenai proses pewarnaan saat batik ditulis karena menggunakan cairan kimia. Sosiologi dapat dilihat dari karakteristik masyarakat Trusmi yang melestarikan batik hingga sekarang.

“Sekolah ingin mengenalkan lebih dekat tentang tata cara membuat batik sebagai warisan leluhur budaya bangsa. Apalagi generasi sekarang jarang yang paham tentang batik apalagi menggunakan baju batik,” tandas alumni UNDIP Semarang.

Pihaknya berharap agar junjungan ini dapat dirasakan manfaatnya, termasuk belajar kewirausahaan dan cara memasarkan batik. Apalagi Batik Trusmi saat ini menjadi tren nasional, pejabat negara juga banyak yang menggunakan batik tersebut. Katura mengucapkan banyak terima kasih atas kunjungan SMP Al-Irsyad Cirebon. Menurut beliau, batik sebagai warisan budaya hendaknya juga perlu dikenal oleh para pelajar. Apalagi batik Trusmi memiliki karakteristik tersendiri. “Banyak sekolah yang melakukan kunjungan ke sini, tidak hanya dari Cirebon tetapi Jakarta juga belajar batik kesini,” ujarnya.

 



Komentar :


Isi Komentar :
Nama :
Website :
Komentar
 
 (Masukkan 6 kode diatas)